Kamis, 11 April 2013

Tips Membeli Ponsel Android



Saat ini beredar beberapa jenis Ponsel Android mulai dari yang termurah hingga yang paling termahal. Apalagi OS Android digunakan oleh Multi Vendor (Lebih dari 1 Vendor), baik dari merk global seperti Samsung, Sony Mobile (Dahulu Sony Ericsson), HTC, Motorola, LG dan Huawei hingga Merk Lokal seperti S Nexian, IMO, TiPhone, dll. Mereka menawarkan Ponsel Android dengan Fitur, Spesifikasi dan Desain yang berbeda-beda. Untuk itu kamu harus lebih bijak dalam memilih Ponsel Android. Dengan begitu, uang kamu yang kamu gunakan untuk membeli Ponsel Android tersebut jangan sampai tidak salah pilih dan akhirnya mengecewakan.

Berikut Tips yang Ada Android berikan untuk kamu dalam membeli Ponsel Android.
1. Beli Ponsel Android yang Resmi, bergaransi, dan Service Centre yang mudah ditemui.
Hal ini sangat penting mengingat Ponsel Android belum begitu Familiar bagi sebagian Pengguna. Salah-salah jika ada kerusakan yang ada, Ponsel Android yang kita beli tidak bertahan lama. Selain itu jika kami belum paham dalam menggunakannnya atau men-switch dengan Ponsel yang lama, kamu bisa tanyakan ke Service Centrenya.

2. Pilih ponsel dengan Spesifikasi, Fitur yang mumpuni, dan harga ponsel Android sesuai dengan Kebutuhan.
Spesifikasi dan Fitur juga sangat penting untuk diperhatikan, karena ponsel tersebut haruslah sesuai dengan kebutuhan dan cukup dengan budget yang disiapkan. Misalnya seperti Fitur 3G, WiFi, Kamera Video Call atau Fitur Multimedia lainnya seperti Kamera, Radio, Music Player, dll. Karena tidak semua Ponsel Android dengan spesifikasi bagus dijual dengan harga mahal. Banyak juga Ponsel Android yang harganya relatif murah tapi fiturnya sudah cukup lengkap dan spesifikasi yang disediakan cukup tinggi. Ada baiknya kamu mengecek dahulu informasi tentang spesifikasi, fitur, review, dan harga melalui Internet atau via Media Cetak seperti Tabloid Pulsa atau Tabloid Sinyal.

3. Pilih Versi OS yang terbaru.
Dipasaran sekarang ada 3 Versi OS Android yang berbeda yaitu 2.2 Froyo, 2.3 Gingerbread dan 4.0 Ice Cream Sandwich. Sedangkan Versi 3.0 Honeycomb adalah versi OS yang digunakan khusus untuk Tablet.
Usahakan memilih Versi OS Android yang terbaru yaitu Ice Cream Sandwich, namun jika kamu tidak memiliki dana yang terbatas dan terpaksa baru bisa membeli ponsel yang versinya-versi sebelumnya, Gingerbread bisa dipilih dengan fitur yang cukup bagus dibanding Froyo yang fitur di OS nya lebih sedikit. sebenarnya itu tidak masalah, namun kamu harus pastikan bahwa ponsel Android yang menjadi pilihan Kamu ada kemungkinan untuk mendapatkan update untuk upgrade ke Versi berikutnya. Untuk mencek Versi OS Android yang digunakan, kamu bisa melihat spesifikasinya atau membuka Pengaturan-Tentang Telepon pada Ponsel Android.

4. Perhatiikan apakah Ponsel Android tersebut GMS atau OHD
Google mendistribusikan Android melalui 2 Skema yaitu model Google Mobile Service (GMS) dan Open Handset Distribution (OHD). Ponsel yang menggunakan sistem GMS akan medapatkan akses penuh termasuk layanan Google dan Android. Sedangkan OHD tidak mendapatkan hak itu, tidak ada GMail maupun Google Play (Dahulu Android Market). Pastikan Ponsel Android yang akan kamu pilih adalah termasuk Ponsel Android GMS.

5. Perhatikan Spesifikasi RAM dan Prosesor.
Prosesor Quad Core, NVIDIA Tegra 3

Seperti sebuah PC (Personal Computer), Ponsel ber-OS Android tergolong dalam Smartphone (Ponsel Pintar) sehingga dilengkapi dengan RAM Dan Prosesor. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja. Semakin besar RAM-nya dan juga Clockspeed (Kecepatan) Prosesor, semakin baik pula kinerja Ponsel Android itu. Untuk itu pilihlah Ponsel dengan Prosesor dengan Kecepatan yang lebih cepat dan Kapasitas RAM yang lebih besar.

6. Perhatikan layar yang digunakan
Sebagian besar ponsel Android menggunakan Layar sentuh (Touchscreen), meskipun ada pula yang menggunakan Keypad QWERTY. Semakin luas layar Ponsel Android maka semakin nyaman kamu menggunakannya apalagi saat Browsing atau Menonton Video. Selain itu memudahkan kita dalam mengetik karena virtual keyboardnya lebih luas.
Selain itu perhatikan juga Jenisnya. Ada 2 Jenis Layar Sentuh yaitu Resistive dan Capasitive.
1. Layar Resisitve: Kurang sensitive menerima respon jari, namun bekerja sempurna saat dengan menggunakan Pena Stylus.
2. Layar Capasitive: Kebalikan dari Resistive, bekerja lebih baik ketika mnerima respon jari namun kurang bagus jika menggunakan Stylus bahkan tidak menerima respon sama sekali.
Untuk kinerja yang lebih sempurna, Ponsel Android lebih baik menggunakan layar jenis Capasitive.

Sekian saja Tips yang saya berikan dan Tips ini saya dapatkan dari Android Handbook dari Majalah Mobile Guide.

sumber : http://adaandroid.blogspot.com/2012/04/tips-membeli-ponsel-android.html

Tips Memilih Handphone Android



Smartphone di Indonesia tidak dapat dipungkiri sebagai salah satu ponsel yang menjadi fenomenal. Banyak orang yang menginginkan untuk mempunya ponsel pintar ini sebagai pendukung bisnis, pendukung sekolah, atau sekedar hanya untuk bergaya.

Meskipun kecenderungan masyarakat Indonesia menggunakan smartphone hanya untuk SMS ria dan social media ria, namun telah menjadikan Indonesia sebagai negara Republik Smartphone. Karena Indonesia diperkirakan dimasuki smartphone sebanyak 7 juta unit pada tahun 2012 ini.

Oleh karena itu, kita harus jeli untuk memilih smartphone yang murah dan berkualitas untuk pendukung kita. Sebab, populasi vendor smartphone semakin banyak bertebaran, dari vendor lokal, hingga vendor Internasional seperti IMO, Cross, Mito, Mivo, Samsung, Sony, HTC, LG, Motorola, dll. Sehingga,banyak membingungkan para calon pembeli . Berikut ini tips buat anda yang pingin membeli smartphone android yang berkualitas, namun dengan harga murah.

1. Harga Smartphone
Perang Harga pada kalangan smartphone Android memang sangat sensitif, apalagi jika dibandingkan dengan harga vendor lokal. Namun, saya merekomendasikan kepada anda range harga antara 800 ribu – 1 juta rupiah untuk kelas Low Price.

2. Fitur Smartphone
Fitur memang sangat penting pada smartphone yang akan kita gunakan untuk dukungan kegiatan kita. Oleh karena itu, anda seharusnya pintar memilih smartphone yang akan anda gunakan. Yang saya sarankan, anda memilih smartphone yang memiliki fitur layar sentuh kapasitif, koneksi jaringan lengkap (3G, Wifi, Bluetooth, dan USB), selain itu memiliki kapasitas memori yang besar.

3. Sistem Operasi
Salah satu yang penting lagi adalah OS yang digunakan oleh smartphone itu sendiri. Karena OS adalah perangkat lunak yang menjalankan fungsi telepon itu sendiri. Saya sarankan anda memilih smartphone yang sudah memiliki OS paling update, seperti Android Jelly Bean.

4. Baterai
Smartphone Android memang terkenal dengan borosnya baterai. Karena memang aplikasi yang digunakan sangat banyak dan bervarian. Oleh karena itu, pilihlah smartphone Android yang memiliki daya yang besar. Untuk range harga Low Price, biasanya memiliki kapasitas baterai berkisar 1200 mAH – 1500 mAH.

5. Procesor
 Salah satu kinerja Android ditentukan dengan procesor apa yang digunakannya. Oleh sebab itu procesor disebut sebagai otak dari semuanya. Semakin tinggi kualitas procesor anda, maka kinerja smartphone anda akan semakin canggih. Untuk saran, saya menyarankan anda menggunakan procesor seperti Qualcomn, Mediatek atau Samsung.

6. After Sales Service
Pembeli harus jeli untuk memilih paket penjualan after sale. Ini yang sering dilupakan oleh pembeli, karena pembeli hanya membeli, dan membeli, namun tidak teliti. Yang terpenting adalah, anda harus jeli, apakah customer service, siap melayani anda. Apakah lokasi Service Center anda tersebar di daerah anda. Apakah garansi yang ditawarkan berkualitas dan seperti yang diharapkan.

sumber : http://www.aingindra.com/2012/11/tips-memilih-smartphone-android-murah.html

5 Tips Pintar Pakai Android



 Di setiap versi terbarunya, Google selalu menghadirkan begitu banyak fitur baru yang dijamin dapat memudahkan penggunanya.

Sayangnya, tidak semua fitur dijelaskan secara detail oleh Google.

Berikut KompasTekno hadirkan lima tips untuk mengoperasikan sistem operasi buatan Google tersebut, seperti dikutip dari AllThingsD.

Catatan: Tips ini dicoba dengan menggunakan sistem operasi Android 4.0 alias Ice Cream Sandwich. Kemungkinan ada beberapa fitur yang tidak berjalan dengan baik di versi Android sebelumnya.

1. Menggunakan keyboard dengan lebih mudah

Untuk berpindah dari mode huruf ke angka, Anda bisa menekan tombol "?123". Biasanya, tombol ini terletak di paling bawah, di sebelah tombol ",".

Namun, hal tersebut terkadang bisa terasa sangat merepotkan. Untuk cara cepatnya, Anda bisa menekan tombol "Q" cukup lama untuk angka 1, huruf "W" untuk angka 2, huruf "E" untuk angka 3, dan seterusnya.

Bagi Anda yang baru berpindah dari ponsel yang dilengkapi dengan keyboard fisik, biasanya akan sedikit merasa kurang nyaman dalam menggunakan keyboard virtual yang ada di ponsel layar sentuh penuh.

Android versi terbaru biasanya sudah dilengkapi dengan fitur Swype, mengizinkan Anda untuk mengetik tanpa harus mengangkat jari dari keyboard. Angkat jari Anda setelah selesai mengetik sebuah kata. Cara ini dijamin lebih akurat dibandingkan dengan cara biasanya.

Untuk melihat apakah fitur Swype ini bekerja atau tidak di ponsel Android Anda, buatlah sebuah kata. Jika tidak ada garis yang terlihat di antara huruf-huruf yang diinginkan, berarti fitur tersebut tidaklah aktif.

Tahan tombol "Space bar" dan pilihlah menu "Select Input Method". Kemudian pilihlah Swype.

2. Unlock ponsel dengan menggunakan wajah

Untuk membuka halaman Home di sebuah perangkat Android, beberapa pengguna biasanya menggunakan password, PIN, atau membuat sebuah pola.

Google sendiri sudah menambahkan sebuah fitur keamanan baru. Anda bisa masuk ke halaman Home dengan menggunakan wajah sebagai kodenya.

Fitur ini sayangnya tidak hadir di semua ponsel Android. Mengapa? Ternyata fitur tersebut memanfaatkan kamera pada bagian depan ponsel. Ponsel yang tidak diengkapi dengan dua buah kamera dipastikan tidak dapat menggunakan fitur "Face Unlock" ini.

Bagi Anda pemilik perangkat Android versi terbaru yang dilengkapi dengan kamera depan, Anda bisa mengaktifkan fitur ini dengan mengunjungi menu Settings, Security, Screen Lock, dan pilihlah Face Unlock.

3. Screenshot

Anda bisa mengambil gambar dari tampilan yang sedang dilihat dengan cepat. Anda tidak memerlukan aplikasi tambahan untuk melakukan hal tersebut. Anda cukup menahan tombol Home ditambah tombol "volume down", maka secara otomatis sistem akan mengambil screenshot.

Hasilnya akan disimpan di folder Gallery. Sayangnya, fitur ini baru tersedia di Android versi Ice Cream Sandwich ke atas.

4. Akses cepat ke kontak tertentu

Ada cara mudah untuk langsung menemukan kontak favorit Anda. Daripada Anda harus mencari satu-satu di menu "Contact" atau mengetik ulang nama orang tersebut, Anda bisa memanfaatkan widget contact.

Dengan widget tersebut, Anda bisa menaruh foto orang tersebut di layar Home. Saat foto tersebut ditekan, Anda bisa langsung memilih untuk menelepon atau mengirimkan pesan teks ke orang tersebut.

Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu pergi ke menu All Apps, Widgets, dan pilihlah Widget Contact. Saat memilih widget tersebut, Anda akan diizinkan memilih sebuah kontak dari daftar yang ada.

5. Gunakan Widget Power Control

Dengan menggunakan widget tersebut, Anda bisa menghemat baterai. Melalui widget ini, Anda bisa dengan cepat mematikan atau menyalakan fungsi WiFi, Bluetooth, GPS, automatic syncing (Google, Facebook, dan LinkedIn), dan mengatur tingkat kecerahan layar (low, medium, atau auto).

Anda bisa menemukan widget ini secara default.

sumber : http://tekno.kompas.com/read/2012/11/23/17272114/5.Tips.Pintar.Pakai.Android